Makna Cinta

Indah bunga seroja di taman mungkin takkan pernah bisa mengungkapkan eloknya cinta kita, cinta yang didasari atas kecintaan kepada Allah. Allah-lah yang menciptakan hati, jiwa dan ragamu begitu rupa sehingga aku mencintaimu. Aku pun berharap, atas dasar cinta Allah pulalah engkau mencintaiku. Karena hanya dengan cinta karena Allah, cinta ini akan terus berbunga dan mewangi selamanya. 

Cinta hakiki adalah cinta kepada zat yang menciptakan cinta itu sendiri, begitu seorang bijak berkata. Cinta tidak dirasa tanpa pengorbanan, kasih sayang bukan sekedar untaian kata-kata indah, dan kerinduan yang terus takkan pernah terwujud jika hanya sebatas pemanis bibir, tambah sang bijak. 

Langit akan selamanya cerah, bila kita suburkan cinta ini. Mentari takkan pernah bosan bersinar selama kasih antara kita tetap terpatri dan rembulan pun tetap tersenyum, selama kita isi hari-hari dengan segala keceriaan yang jujur. 

Bukan dinamakan cinta jikalau ia mendorong ke Neraka.
Make It Halal :)

(via tina-yuliani)

Kalau kita memperbaiki diri, Tuhan pasti membaikkan dia. Apa dia orang yang sama atau yg diganti, biarlah itu keputusan Tuhan
Mario Teguh

(via lumbalumba)

Cinta itu menjaga, termasuk menjaga perasaannya dari perasaanmu…
Achmad Lutfi

(via lumbalumba)

Ma, karena aku nggak pacaran, jadi nanti Mama jangan kaget ya kalau tiba-tiba ada yang datang melamar…

Oops! (via anamrufisa)

aamiin … :)

Ini adalah salah satu dokumentasi dari Gerakan Inisiasi #Peduli Jilbab… Gerakan sosial yg mengampanyekan penggunaan jilbab syar’i serta pemberian Paket Gratis Jilbab bagi muslimah yg baru dan akan mulai berjilbab…

kalian bisa mendonasikan uang untuk pembelian jilbab atau bisa memberikan jilbab-jilbab yg kalian punya lhoo… ayo gabung bersama kami untuk berbagi ! ^^

contact: pedulijilbab[at]yahoo[dot]com
posko kami di Jalan Palakali Raya Nomer 52 Kukusan Depok, [Daerah KUKEL UI]

keterangan lebih lanjut Hubungi Saudari @hebadaragema 085717545202

please Follow @pedulijilbab

#Harapan kami hingga ramadhan, ada 100 muslimah yang berkenan menerima paket #pedulijilbab dan berjilbab syar’i..

— team pedulijilbab

semoga istiqamah teman-teman , yuk buat yang mau berkontribusi :)

(via rufisa)

annisaadejanira:


“Pernikahan macam apa yang akan dibangun bila keduanya membiasakan diri tumbuh dalam ketidakresmian secara agama (Pacaran)? Lalu, apa dasar rumah tangga nantinya?”

Kakak kelas SMP saya bertanya seperti diatas, dan memberi usul saya dan Risa (risalatulamanah.tumblr.com) untuk mengangkat bahasan diatas. Nah, bagi temen-temen tumblr, adakah yang punya pendapat? Jika ada, silahkan di reblog dan apa pendapat temen-temen. Terima kasih sebelumnya, yang mau memberikan pendapatnya :)

bismillah , mungkin tidak menjawab keseluruhan pertanyaan , tapi hanya sedikit memberikan gambaran.
dalam pacaran , seperti yang telah kita saksikan selama ini , kebanyakan dari mereka mempunyai tujian akhir adalah ‘nikah’ , itupun kalau sampai pada jenjang itu , nyatanya tidak semua sampai dan lebih sering berganti sana sini hingga sampai pada tujuan akhir
ya MENIKAH menjadi tujuan akhir bagi kebanyakan mereka yang pacaran , mengharapkan pernikahan adalah sebuah akhir dari segala hal yang mereka lakukan selama ini
bahwa apa yang mereka lakukan selama ini , seharusnya dilakukan setelah nikah , jadi setelah nikah seperti tidak ada lagi hal spesial diantara keduanya 
bergandengan tangan , berpelukan , dll menjadi biasa saja , yang beda hanya status
sementara dalam pandangan islam , PERNIKAHAN adalah sebuah awalan , sebuah permulaan untuk mencapai sebuah keluarga yang sakinah , mawadah , warrahmah , amanah
Menikah menjadi awal , sementara tujuan akhirnya adalah mencapai ridha Allah melalui rumah tangga
begitulah penjelasan singkat untuk menjadi pemikiran teman-teman.
Jadikan pernikahan sebagai sebuah permulaan , bukan sebagai tujuan akhir :)

*) redaksi munakahat

annisaadejanira:

Pernikahan macam apa yang akan dibangun bila keduanya membiasakan diri tumbuh dalam ketidakresmian secara agama (Pacaran)? Lalu, apa dasar rumah tangga nantinya?”


Kakak kelas SMP saya bertanya seperti diatas, dan memberi usul saya dan Risa (risalatulamanah.tumblr.com) untuk mengangkat bahasan diatas. Nah, bagi temen-temen tumblr, adakah yang punya pendapat? Jika ada, silahkan di reblog dan apa pendapat temen-temen. Terima kasih sebelumnya, yang mau memberikan pendapatnya :)

bismillah , mungkin tidak menjawab keseluruhan pertanyaan , tapi hanya sedikit memberikan gambaran.

dalam pacaran , seperti yang telah kita saksikan selama ini , kebanyakan dari mereka mempunyai tujian akhir adalah ‘nikah’ , itupun kalau sampai pada jenjang itu , nyatanya tidak semua sampai dan lebih sering berganti sana sini hingga sampai pada tujuan akhir

ya MENIKAH menjadi tujuan akhir bagi kebanyakan mereka yang pacaran , mengharapkan pernikahan adalah sebuah akhir dari segala hal yang mereka lakukan selama ini

bahwa apa yang mereka lakukan selama ini , seharusnya dilakukan setelah nikah , jadi setelah nikah seperti tidak ada lagi hal spesial diantara keduanya

bergandengan tangan , berpelukan , dll menjadi biasa saja , yang beda hanya status

sementara dalam pandangan islam , PERNIKAHAN adalah sebuah awalan , sebuah permulaan untuk mencapai sebuah keluarga yang sakinah , mawadah , warrahmah , amanah

Menikah menjadi awal , sementara tujuan akhirnya adalah mencapai ridha Allah melalui rumah tangga


begitulah penjelasan singkat untuk menjadi pemikiran teman-teman.

Jadikan pernikahan sebagai sebuah permulaan , bukan sebagai tujuan akhir :)


*) redaksi munakahat

Disebabkan oleh cinta yang diladangi oleh mitsaqan ghalidza , kupercayakan rumahku, hidupku kepadamu untuk kau rawat dan kau siram-siram.
Moh. Fauzil Adhim
belajar dan sharing tentang hubungan lawan jenis yang benar dalam agama

view archive



Tentang Kami

Bertanya dan Berbincang

Submit